SEMINAR NASIAONAL
MEDIA PEMBELAJARAN
TEMA :
MOTIVASI MEDIA PEMBELAJARAN YANG KREATIF DAN MENINGKATKAN KUALITAS
PEMBELAJARAN
Pembicara : Prof. Dr. Suyatno M.Pd
GURU BEASAR UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
Guru biasanya
menjelaskan, guru baik mendemonstrasikan, guru guru hebat menginspirasikan,
sekarang indonesia kekuatan guru mengajar hanya 30% keberhasilannya dan belum
sampe 80% atau 100% keberhasilannya. Andai saja sampai 80-100% indonesia ini
adalah Negara hebat. Tetati kemampuan guru paling dalam hanya 50%. Kebanyakan guru
mengajar itu menilai kemampuan sampai 100%, tapi sebenarnya hasilnya hanya 30%.
Kita tidak menyadari kemampuan kita. contoh mahasiswa berjalan kedepan, dan
ditanya pengalaman apa yang terjadi? Mahasiswa hanya menjawab 1 yaitu berjalan. Dan yang
kedua mahasiswa berjalan kedepan tetapi menggendong satu orang, dan ditanya
pengalaman apa yang terjadi? Mahasiswa berjalan kedepan lalu mendapatkan beban yang sangat berat.
Muncul 3 kalimat. Dari makna disitu ketika siswa tidak diberikan pengalaman ia
akan mengeluarkan hanya satu kata (berjalan) tapi begitu diberikan pengalaman
dia bisa bercerita 3 kalimat hanya dengan waktu 1 menit. Andai dia mahasiswa
disuru cerita dalam 1 JAM ia akan bisa bercerita dengan berberapa kalimat
bahkan bisa berlembar-lembar sehingga menjadi sebuah cerita. Artinya pengajar
seorang guru itu belum ketingkat eksplorasi yang benar. Sebenarnya belanda itu
takud dengan orang indonesia karna di indonesia adalah sumber makanan dan semua
buah di indonesia ada. Maka anak Indonesia pasti cerdas. Jika ingin menjadi
guru yang hebat harus menginspirasikan dan mempunyai alat untuk mengajar dengan
menggunakan media.
Materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. suyatno :
DIAGRAM
·
Belajar abstrak
·
Belajar konkrit
MEDIA KREATIF
- · Memudahkan : media kreatif yang terpenting memudahkan, yang awalnya susah menjadi tidak susah, yang awalnya faham harus menjadi faham.
- · Mengkonkritkan (nyata) : Murid usia 9-10 tahun kelas 3 atau 4 pembelajaran selama dua jam dua tulisan, dan satu tulisan menjadi 3 lembar. Mengapa bisa terjadi ? karna guru sudah mengkonkritkan imajianasi siswa.
- · Mendekatkan : guru harus mendekatkan ilmu pengetahuan.
- · Mempercepat : belajar satu minggu 1 jam. Pembelajaran yang rumit bisa menjadi waktu yang singkat atau dipahami
- · Mengesankan : jika media yang diberikan berkesan hingga sampai dewasapun anak yang sudah di beri media untuk belajar akan masih ingat, karna proses pembelajaran sangat berkesan.
- · Menyenangkan : membuat anak ketagihan, tidak membuat anak malas untuk sekolah.
- · Menguatkan : presepsi mahasiswa dan siswa.
- · Mengaitkan : mengaitkan pelajaran dengan media yang dibuat.
MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF
- Media pembelajaran Inovatif : menyenangkan, memfariasikan, mengasikkan, menyamankan, menggairahkan, membelajarkan.
SCL (Student Centre Learning) harus berbasis mahasiswa sebagai sabjek
kurikulum KKMI (kriteria kualifikasi Nasional Indonesia)
·
Kekuatan mendidik, menfasilitasi,
mentransformasi.
ANEKA MEDIA KREATIF
- · Meringkas inti
- · Komentar hitam putih
- · Kata kunci
- · Apresiasi film
- · Bercerita dua
- · Presentasi ahli
- · Produksi makalah
- · Lagu materi
- · Bursa tanya
- · Power point
- · Movie maker
- · Debat khusus dll.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IT
- · Berbasis WEB
- · Berbasis CAI
- · Baerbasis visusal class room : semua digital diganti menjadi media yang bagius.
SETTING PENERAPAN MEDIA KREATIF
- · Kelas
- · Halaman
- · Alam
- · Penduduk
- · Perpustakaan
- · Lokasi kejadian
- · Situasi nyataKESIMPULANApa yang sudah dijelaskan diatas oleh Prof.Dr. Suyatno M.Pd, dapat disimpulakan bagaimana guru yang profesional dalam penggunaan media . Seorang guru yang profesional ia harus mempunyai Legalitas latar pendidikan formal sebagai guru. Disamping itu guru harus bermutu secara pribadi mampu menunjukkan perilaku dalam berfikir, berbicara serta dapat meningkatkan sistem pembelajaran sebagai contoh pemilihan atau pemberian media pembelajaran.










